Anak Tiri Bercinta Dengan Bapak Tirinya Hingga Hamil

Diposting pada

Cerita Sex Panas Ini Berkisah”Anak Tiri Bercinta Dengan Bapak Tirinya Hingga Hamil”Cerita Dewasa,Cerita Hot,Cerita Sex Panas,Cerita Sex Bokep,Kisah Seks,Kisah Mesum,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Janda,Jilbab,Terbaru 2017.

 

Cerita Sex- Selamat Membaca Dan Menikmati Cerita Seks Bergambar Yang Hota Dan Panas Di Jamin Seru Dan Akan Meningkatkan Nafsu Birahi Sek Anda…

Anak Tiri Bercinta Dengan Bapak Tirinya Hingga Hamil

Cerita Seks

 

Cerita Seks Terbaru 2017 – Nama saya adalah Juli. saya adalah seorang yatim piatu dan sejak kecil sudah dipelihara oleh sebuah rumah yatim piatu X. Disaat tinggal bersama anak-anak lainnya di rumah panti asuhan itu, saya tidak merasakan kesedihan setelah ditinggal oleh orang tua saya sewaktu saya masih bayi karena kebahagiaan dan rasa aman yang diberikan oleh pastur pembimbing. Namun demikian, kehidupannya mulai berubah sewaktu saya berumur 13 tahun saat dia mulai diadopsi oleh pasangan Ibu Nirma dan Bapak Surman.
Setelah Ibu N dan Bapak S mengurusi semua surat-surat yang berhubungan dengan saya, akhirnya saya ikut dengan mereka ke rumahnya yang baru. Rumah Ibu N dan Bapak S sangat besar karena mereka termasuk orang strata atas. Keluarga Ibu N dan Bapak S menganggap saya sebagai anaknya sendiri dan mengasuhnya dengan penuh kasih.
Tepat sewaktu saya berumur 16 tahun, Ibu N yang saya anggap sebagai ibunya sendiri meninggal dunia akibat kanker yang menyerang otak tengahnya. Di penguburan Ibu N, saya hanya berdiam diri dan memandang makam Ibu N dengan penuh kesedihan dan begitu pula dengan Bapak S. Bapak S merasa tertekan sekali dengan kematian istrinya yang sangat dia sayangi.

Semenjak kematian istrinya, kehidupan Bapak S telah berubah. Kehidupannya sebagai seorang Direktur Muda di kantornya yang penuh dedikasi dan dipenuhi oleh figur ayah telah berubah menjadi seorang laki-laki buaya yang selalu membawa minuman keras dan perempuan malam setiap kali dia pulang kantor. saya hanya berdiam diri melihat perubahan total ayah tiri saya, begitu pula dengan pembantu-pembantu yang telah setia menemani keluarga itu sebelum Ibu N meninggal dunia. Bentakan-bentakan dan perlakuan kasar yang diberikan oleh Bapak S kepada supir dan pembantu rumah tangganya membuat mereka menjadi tidak betah bekerja di situ dan akhirnya hanya tinggal Bapak S dan saya yang tinggal di rumah itu.
Suatu malam, Bapak S pulang ke rumah dengan kondisi tubuh yang sangat payah. Sambil berjalan tergopoh-gopoh dan memegang Whiskey di tangan kirinya, dia membanting pintu rumahnya dengan keras dan berteriak-teriak memanggil saya, “Juli.., kemarii.” Dia terjatuh ke atas sofa yang terletak di dekat pintu masuk lalu membuka dasi dan kemeja kerjanya. Tak lama kemudian, saya turun dari lantai atas rumahnya untuk menemui Bapak S yang sedang on karena minuman keras yang mungkin dicampur dengan ecstacy.
saya mendekati ayah tiri saya dengan penuh ketakutan karena melihat kondisi ayah tiri saya yang sedang mabuk itu. Tampang ramah Bapak S yang biasanya saya sukai telah berubah menjadi sebuah tampang sangar yang penuh dengan nafsu-nafsu setan di dalamnya. Dengan keadaannya yang sedang mabuk, Bapak S menyuruh saya untuk memijat punggung Bapak S yang dia rasakan pegal. Sebagai seorang anak angkat, saya menuruti perintah ayah angkat saya dan dengan jari-jarinya yang lentik, dia mulai memijat-mijat punggung ayah angkatnya. Rupanya, tanpa sepengetahuan saya, pijatan-pijatan saya telah membangkitkan nafsu birahi.
Pak S menjadi lupa daratan bahwa saya adalah anak angkatnya karena dengan kekuatannya, dia memegang tangan-tangan lentik saya yang sedang memijatnya dan menciumnya. Dengan refleks, saya menarik tangannya yang sedang diciumi oleh ayah angkat saya dan itu membuat Pak S menjadi berang. Dia tidak menyadari bahwa orang yang di hadapannya adalah anak angkatnya yang baru berusia 16 tahun, sedangkan Pak S baru saja melewati ulang tahunnya yang ke 49. Sungguh jauh perbedaannya tetapi nafsu setan telah menguasai hati nuraninya. Dengan penuh ketakutan, saya menjauhi ayah angkat saya tetapi rupanya kekuatan Pak S telah berhasil menguasai saya. Di atas tangga, Pak S menindih tubuh saya yang sintal dan dia menciumi leher saya yang jenjang.

Cerita Seks

Sambil mengucurkan air mata, saya menyesali kenapa saya bersedia turun sewaktu dipanggil tadi dan jika dia tidak memijat ayah angkat saya, hal seperti ini tidak perlu terjadi. Rupanya tangisan saya tidak merubah keadaan karena sewaktu lamunan saya buyar, saya menyadari bahwa saya sekarang tidak berbusana lagi karena Pak S telah menelanjanginya dan sekarang saya hanya dapat melihat sosok ayah angkat saya yang sedang membuka pakaiannya dan saya akhirnya dapat melihat kemaluan ayah angkat saya yang cukup besar dan saya tidak pernah melihat batang kemaluan dalam bentuk apapun selama hidup saya.
Pak S mulai mendekati anak angkatnya yang sedang menangis, “Jangan takut Juli, sekarang saya akan memberikan kamu kebahagiaan yang pasti belum pernah kamu terima dari siapapun.” Selesai dia mengucapkan kata-kata itu, Pak S langsung menjilati lubang kemaluan saya dengan ganasnya dan dia tidak peduli dengan tangisan dan teriakan saya. “Jangan, Pak.. Jangan lakukan..” saya tidak bisa melakukan apa-apa akan tetapi rupanya saya merasakan sesuatu kenikmatan di saat lidah-lidah Pak S menyapu liang kenikmatan dan klitoris saya, sesuatu perasaan yang saya belum pernah nikmati selama hidup saya.saya merasakan sesuatu yang sangat geli dan nikmat. Isakan tangis saya mendadak berubah total menjadi desahan-desahan yang sesekali memanjang dan tanpa saya sadari rupanya saya menjadi lupa daratan dan saya seakan mendorong-dorong kepala ayah angkat saya supaya saya bisa merasakan kenikmatan maksimal dari ayah angkat saya.
Rupanya ini membuat Pak S menjadi sangat terangsang dan kemudian dia mengangkat tubuh anak angkatnya sambil mencium bibir saya untuk dibawa ke ranjang yang biasanya dia gunakan untuk bercinta dengan almarhum istrinya. Pak S meletakkan saya di atas ranjang dan kemudian dia bergerak maju, mengarahkan batang kemaluannya ke atas bibir saya yang mungil dan menyuruh saya untuk mengulumnya. Dengan perasaan jijik, ketakutan dan sedikit rasa birahi yang saya sendiri tidak mengerti, saya mulai menjilati batang kemaluan ayah angkat saya dan membuat Pak S menjadi refleks untuk memijat-mijat payudara saya yang sudah cukup besar untuk gadis berusia 16 tahun.
Pijatan Pak S membuat saya menjadi terpancing gairahnya dan membuat saya mempercepat gerakan kuluman di kemaluan Pak S. Sekarang saya menjadi tidak ketakutan seperti tadi dan tampaknya saya mulai menyukai permainan yang dilakukan oleh Pak S. Bermenit-menit lamanya saya menghisap-hisap batang kemaluan Pak S seperti sewaktu Ibu N memberikan saya permen lolly semasa hidupnya. Tiba-tiba tubuh Pak S menjadi gemetar dan dia berteriak sambil batang kemaluannya memuntahkan cairan sperma ke dalam mulut saya yang mungil. saya merasakan jijik yang amat sangat karena pengaruh bau alami yang muncul dari sperma itu tapi Pak S memaksa saya untuk menelan sehingga saya tidak mempunyai pilihan selain menelan cairan itu.

saya menganggap permainan itu telah selesai. Sayang sekali, dugaan saya salah karena Pak S tanpa saya ketahui adalah seseorang yang cukup hiperseks. Setelah dia puas memuntahkan cairannya ke dalam mulut saya, dia menggosok-gosokkan batang kemaluannya sehingga batang kemaluannya menjadi semakin membesar dan membuat Pak S ingin berbuat lebih jauh. Dengan nafsunya yang mulai bangkit kembali, Pak S berusaha memasukkan batang kemaluannya ke dalam liang kenikmatan saya dan saya hanya dapat melihatnya dengan wajah polos yang penuh ketakutan yang amat sangat. saya merasakan ketakutan karena saya melihat bahwa batang kemaluan ayah angkat saya yang cukup besar sedang berusaha memasuki perawann saya yang lubangnya tentu masih sempit.
“Bless..”, masuklah batang kemaluan besar Pak S ke dalam liang kenikmatan saya dan membuat saya menjadi berteriak histeris karena kesakitan yang amat sangat dan terbukti karena darah segar perawan saya mulai membasahi sprei ranjang Pak S. Sambil mendiamkan batang kemaluannya di dalam liang kewanitaan saya, Pak S mencium payudara saya yang membuat gairah yang saya tidak mengerti apa itu menjadi bangkit kembali dan saya ingin segera merasakan lebih dari apa yang saya rasakan sekarang.
Mendadak saya menjadi liar, dia mendekap ayah angkat saya dan menaik-turunkan pantatnya secara otomatis sehingga menimbulkan kenikmatan tersendiri bagi Pak S. Hal ini membuat permainan mereka semakin menjadi Hot karena disaat pantat saya naik, Pak S mengikutinya dengan posisi menurunkan pantatnya. Hal ini tentunya menyebabkan kenikmatan sendiri bagi Pak S, begitu pula dengan saya. Permainan mereka menjadi menggila karena sekarang saya mulai mendesis-desis seperti ular yang kepanasan sedangkan Pak S mulai berteriak kenikmatan, “Ooohh”, karena menindih putri angkatnya dengan batang kemaluannya yang sedang dipijat-pijat oleh lubang kemaluan anak angkatnya.
Gerakan saya dan Pak S yang naik turun itu akhirnya menghasilkan sesuatu untuk saya karena saya merasakan ada sesuatu yang hendak meledak di dalam diri saya dan di saat batang kemaluan Pak S menyodok lubang kewanitaan saya yang paling dalam, saya akhirnya meledakkan cairan kewanitaan saya dan saya merasakan suatu sensasi kenikmatan yang belum pernah saya nikmati selama 16 tahun dan saya mulai menyukainya karena di saat saya klimaks tersebut, saya langsung memeluk ayah angkat saya dan menciumi Pak S dengan penuh nafsu sehingga membuat Pak S menjadi semakin liar dalam bersenggama.
Berjam-jam lamanya dan berkali-kali saya merasakan kenikmatan dunia yang belum pernah saya rasakan dan sampai akhirnya, saya merasakan cairan laki-laki ayah angkat saya yang membuat tubuh ayah angkat saya kejang untuk beberapa kali karena kenikmatan yang baru saja terima dari anak angkatnya. saya memeluk ayah angkat saya karena cairan sperma ayah angkat saya begitu hangat membasahi liang kewanitaan saya dan saya dapat melihat dengan jelas bahwa sekarang cairan Pak S telah menyatu dengan darah perawan saya yang mulai mengering.
Kejadian itu tidak terjadi sekali saja karena sekarang saya mulai menyukai apa yang disebut dengan senggama. Bahkan, Pak S telah mengajari saya gaya-gaya baru yang selalu dipraktekkan dengan almarhum istrinya yang membuat istrinya semakin sayang kepada Pak S. Kegilaan Pak S dan saya terjadi terus-menerus sampai di suatu ketika Pak S harus meninggalkan dunia ini karena kecelakaan lalu lintas dan nasib saya, si anak yatim piatu itu tidak sampai di situ karena perselingkuhannya dengan Pak S membuahkan sesuatu di dalam rahimnya.
saya hamil 2 bulan dan dengan segala kekayaan dari penjualan rumah dan isinya, saya memulai hidup baru dengan menghidupin anak yang ada di rahim saya.

 

Cerita Dewasa,Cerita Hot,Cerita Sex Panas,Cerita Sex Bokep,Kisah Seks,Kisah Mesum,Cerita Sex Tante,Cerita Sex Sedarah,Cerita Sex Janda,Jilbab,Terbaru 2017.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *